Maksud Gerakan Tuhan adalah apa yang Tuhan kerjakan bagi gereja dengan tujuan untuk mendewasakan umat-Nya.
Ciri-ciri yang ada dalam gerakan Tuhan adalah:
1. Pewahyuan/ Penyataan Roh Kudus. Tidak seperti ahli-ahli Taurat, Yesus mengajar dengan kuasa sehingga para pendengar takjub. ( Matius 7:28-29 ). Untuk mengerti Firman Tuhan dibutuhkan pewahyuan ( penyingkapan tabir yang terselubung / tertutup sehingga tidak dimengerti ) oleh Roh Kudus. Dalam Efesus 1 : 7-19 ( BACA BAIK-BAIK ! ), Rasul Paulus berdoa dan meminta kepada Tuhan agar yang mendengar Firman mendapat hikmat dan penyataan Roh Kudus agar mereka mengenal Dia dengan benar dan mengerti adanya pengharapan dalam Kristus dan kehebatan kuasa-Nya. Penyampaian Firman Tuhan mengakibatkan orang mengerti dan berubah.
2. Manifestasi Roh Kudus. Roh Kudus memanifestasikan/menyatakan karya-Nya dalam gereja Tuhan. Kisah-kisah dalam Alkitab dan yang kita lihat dan alami menunjukkan Kuasa Roh Kudus dalam bentuk yang bermacam-macam seperti: Baptisan Roh Kudus dengan tanda bahasa Roh, kesembuhan, mukjizat, pertolongan dan lain sebagainya. Markus 16: 17. berkata : “ Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengysir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut , mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh”.
3. Pengurapan Roh Kudus. Seperti Yesus, kita perlu pengurapan Roh Kudus sehingga ada kuasa dalam pelayanan kita. Kisah Para Rasul 10:38 berkata : “ Yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis, sebab Allah menyertai Dia “.
4. Dimulai dengan orang-orang yang berkenan pada Tuhan.
Tuhan Bisa dan sering bergerak melalui orang-orang yang dianggap kecil dan diremehkan. 1 Korintus 1:26-27 berbicara tentang orang-orang yang tidak bijak, tidak berpengaruh, bodoh ,lemah, tetapi dipakai Tuhan. ( BACA ! ).
5. Praktek dalam kehidupan. Respon terhadap Firman dalam bentuk gaya hidup rohani, akan menjadikan iman menjadi kenyataan. Yosua 1: 8 berkata : “ Janganlah enkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis disalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung”.
Pengajaran, pelatihan dalam komsel dan pengaktifan jemaat dalam kegiatan-kegiatan rohani akan menghasilkan jemaat yang berkualitas dan berkembang secara kwantitas
BAHAN SHARING:
1. Apakah yang kita harapkan dan kita lakukan dalam mengikuti gerakan Tuhan untuk gereja-Nya berdasarkan artikel diatas?
2. Bahaslah kendala-kendala yang ada dalam menanggapi gerakan Roh Kudus dalam gereja Tuhan dewasa ini dan temukan jalan keluarnya.
“ KEBANGKITAN KRISTUS MEMBUAT KITA BERPENGHARAPAN “ I Korintus 15:12-20 Khotbah Minggu 27 April 2014
GBI Ponorogo
I. PENDAHULUAN :
Kebangkitan Kristus sangat berdampak bagi orang percaya, baik untuk kehidupan masa kini maupun untuk kehidupan di masa yang akan datang, bahkan kebangkitan Kristus itu membuktikan bahwa Kristus adalah Allah yang berkuasa dan membuat kita berharap kepada Kristus untuk mengatasi masalah-masalah hidup sampai kita masuk dalam kehidupan yang kekal.
II.ARTI KEBANGKITAN KRISTUS BAGI ORANG PERCAYA
1. IMAN KITA BERMANFAAT
Ayat 17 “ Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu, dan kamu masih hidup dalam dosamu.
2. KITA TIDAK LAGI HIDUP DALAM DOSA
Roma 5:9 berkata “ Lebih-lebih karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
3. KITA BERPENGHARAPAN UNTUK MENGATASI MASALAH-MASALAH HIDUP DI MASA KINI DAN DI MASA YANG AKAN DATANG
Dialah sumber penyelesaian masalah kita di masa kini. Dialah yang akan membangkitkan kita pada waktu kedatangan-Nya dan mengangkat kita untuk selama-lamanya hidup bersama Dia
(I Tesalonika 4:16-17)
III. BAHAN SHARING :
1. Pengharapan apakah yang kita miliki untuk menyelesaikan
masalah kita pada masa kini. Sharingkan
2. Apakah yang akan terjadi pada saat Yesus datang kembali bagi orang yang mati dan hidup didalam Dia ?
Semua orang tua pasti merindukan anak-anak mereka bertumbuh seperti Yesus. Lukas 2:40 mencatat bahwa Dia bertumbuh besar dan menjadi kuat dalam roh, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada pada-Nya. Hasilnya, Dia dikasihi oleh Allah dan manusia seperti yang tercatat dalam Lukas 2: 52.
Namun kenyataan yang sering kita lihat dan alami adalah sebaliknya. Banyak anak-anak yang lemah, penuh ketakutan, menjadi pembuat keonaran di sekolah dan tidak memiliki keharmonisan dalam keluarga mereka dan menjadi korban ganasnya kehidupan. Sebut saja berbagai kejadian yang terjadi belakangan ini : pelecehan seksual di J.I.S, dan Suka bumi; anak yang mati karena melompat dari gedung bertingkat karena pengaruh film “ Spider Man “ dan anak SD yang mati setelah di aniaya oleh kakak-kakak kelasnya di Makasar.
Bila kita menyelidik kitab Lukas 2: 41-52, kita mendapatkan solusi bagi persoalan yang ada bila 3 hal dibawah ini diterapkan ( 3 P )=
P.1. ( Pendidikan ). Pada zaman Yesus, sebelum seorang masuk sekolah pada usia 6/7 tahun, orang tua mereka mengajar mereka pengakuan iman Yahudi ( Ulangan 6: 4-5 ), menghafal beberapa ayat dari kitab Taurat, Amsal dan ayat-ayat pilihan dari kitab Mazmur. Selanjutnya, di sekolah dia belajar dari guru-gurunya dengan menghafal kalimat-kalimat Taurat. Dengan menghadap mimbar rendah dan murid-murid yang duduk melingkar, seorang guru mengajar 25 anak dan bila jumlah bertambah menjadi 40 anak ada 1 guru pendamping yang membantu-nya.
Dengan latar pendidikan seperti itulah Yesus bertumbuh sehingga pada saat berusia 12 tahun, kedua orang tua-Nya menemukan Yesus duduk diantara para alim ulama bersoal jawab tentang Firman. Dalam kitab Ulangan 6:1-9, Tuhan memerintahkan untuk secara berulang-ulang mengajarkan Firman Tuhan kepada anak-anak kita pada waktu duduk, dalam perjalanan, waktu berbaring dan bangun. Sudahkah para orang tua belajar Firman Tuhan dan mengajarkan pada anak-anak mereka dalam acara-acarayang tidak formal?
P. 2 ( Perhatian ). Pada waktu Yusuf dan Maria kehilangan Yesus setelah merayakan paskah di Yerusalem, mereka mencari-Nya di Nazaret sepanjang hari diantara sanak saudara dan kembali ke Yerusalem yang di tempuh selama 3 hari perjalanan. Sejauh manakah perhatian kita pada anak-anak kita?
P. 3 ( Pengasuhan ). Sepulang dari Yerusalem, Yesus tetap ada dalam asuhan Yusuf dan Maria sebagai orang tua-Nya. Berbicara tentang pengasuhan, peran kepala keluarga ( Pria/ Laki-laki ) sangatlah besar. Seorang kepala keluarga berperan sebagai:
Imam.
Sebagai imam, seorang bapak berhubungan dengan Tuhan sebagai wakil dari keluarga-nya. Jadi, setiap bapak wajib selalu mendoakan anak-anak-nya sendiri. Ayub 1: 5 - Baca!
Nabi.
Sebagai Nabi, seorang bapak berhubungan dengan keluarganya sebagai wakil yang berbicara untuk Tuhan. Efesus 6: 4 Baca!
Raja.
Sebagai Raja, seorang bapak tugasnya adalah untuk mengatur dan memerintah keluarga-nya atas nama Tuhan BUKAN ISTRI.
1 Timotius 3: 4-5 - Baca!
BAHAN SHARING:
Perhatikan keadaan anak-anak disekeliling kita yang memprihatinkan dan carilah solusi berdasarkan artikel diatas.
Mazmur 103:2 berkata “ Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan Janganlah melupakan semua kebaikan-Nya ! ” Dalam kenyataan hidup, sering kali yang terjadi adalah sebaliknya, kita melupakan kebaikan-Nya dan jiwa kita tidak memuji Tuhan.
Berdasarkan Mazmur 103 ini, jelas sekali diungkapkan ole Raja Daud kebaikan-kebaikan-Nya, yaitu :
1. PENGAMPUNAN-NYA (ayat 3)
I Korintus 6:20 berkata “ Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar, karena itu muliakanlah Allah dengan tubuh dan rohmu. Bukan dengan emas dan perak kita dibeli tetapi dengan darah Kristus yang mahal ( I Petrus 1:18-19)
2. PENYEMBUHAN-NYA (ayat 3)
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah disembuhkan (I Petrus 2:24)
3. PENEBUSAN-NYA (ayat 4)
Kita ditebus oleh darah-Nya dan di mahkotai dengan kasih setia dan belas kasihan
4. PEMUASAN-NYA (ayat 5)
Kita dipuaskan dengan hal-hal yang baik.
Dalam pengalaman hidup, ada banyak hal lain yang mungkin kita alami bersama Tuhan.
Karena semua kebaikan Tuhan, marilah kita sadari bahwa Dialah sumber pertolongan kita. Jangan pernah melupakan Dia Tuhan dan terus kita naikkan pujian dengan segenap batin kita (ayat 1,2,20,21,22 - BACA !)
Mari kita isi hari-hari kita dengan pujian dan syukur kepada Yesus Tuhan Juru Selamat kita seperti Raja Daud yang dalam sehari memuji-muji Tuhan tujuh kali (Mazmur 119:164)
BAHAN SHARING :
1. Bagikan pengalaman kita masing-masing tentang kebaikan Tuhan.
2. Sejauh mana kita menaikkan pujian kepada Tuhan tiap-tiap hari ?
Pak Ari pada waktu berada di kota x kelihatannya seperti seorang pelayan Kristus yang antusias dan kokoh dalam iman. Namun begitu dia pindah ke kota Jakarta yang terkenal kejam, dia menjadi frustasi karena harapannya untuk menjadi pelayan yang terkenal tidak terwujud. Apalagi pada waktu salah satu anaknya terjerat dengan narkoba, keluarganya berantakan, dan terlibat dalam pencurian sepeda motor. Bapak Ari mengalami depresi berat sehingga imannya runtuh di tengah perjalanan kehidupannya. Apakah penyebab dan solusinya ? Dari doa Paulus, kita bisa mempelajari bahwa ada pelayan Tuhan yang melayani bukan dengan kekuatan Roh Kudus dan pemahaman tentang Kristus secara benar. Begitu jugakah kita ?
Dalam Efesus 3:14-21, Paulus menekankan pentingnya doa dengan bersujud pada Bapa di Surga agar Roh Kudus memberikan kekuatan kepada umat Tuhan. Kalau kekuatan yang dari Roh Kudus itu timbul dalam hati orang percaya maka dampaknya adalah :
1. Kehadiran Kristus dimantapkan dalam hati, dan tak tergantikan oleh yang lain.
2. Orang percaya berakar dan berdasar dalam kasih pada Kristus dan sesama.
3. Kasih-Nya benar-benar difahami (“Lumbano”/Yunani) dan dikenal (“Ginosco”/Yunani). Bandingkan dengan Efesus 1:16-19-BACA !.
Dalam ibadah Jumat Agung ini marilah kita berdoa dan mendengarkan firman Tuhan untuk mengingat pernyataan-pernyataan Yesus tentang kasih-Nya ; Allah memberikan anak-Nya yang tunggal supaya kita tidak binasa melainkan beroleh kehidupan yang kekal (Yohanes 3:16); kutuk dipatahkan dan diganti dengan berkat (Galatia 3:13); Dia jalan, kebenaran dan kehidupan agar kita sampai kepada Bapa di Surga (Yohanes 14:6).
Dia membeli kita bukan dengan emas dan perak tetapi dengan darah-Nya sendiri yang mahal (I Petrus 3:18-19) yang tertumpah secara mengerikan seperti yang terjadi di taman Getzemani, dalam penganiayaan dan perjalanan-Nya sampai mati di kayu salib. Kita bukan hanya memahami dengan akal kita siapa Yesus sebenarnya, tapi bila kita percaya dan melakukan kehendak-Nya, kasih-Nya yang panjang, lebar, tinggi dan dalam, walau melampaui PENGETAHUAN akan kita alami dalam kehidupan yang penuh dengan kesukaran ini.
BAHAN SHARING :
1. Bagikan pengalaman kita masing-masing tentang bagaimana kita memahami besar-Nya kasih Yesus dan mengalami kasih-Nya itu.
GBI Ponorogo
Iqbal anak usia 3,5 tahun yang dianiaya ayah tirinya
Seorang ibu yang stres tega memasukan anaknya kedalam tandon air sampai mati
Kedua foto yang kita lihat adalah bukti buruknya kondisi perekonomian rakyat Indonesia. Iqbal, 3,5 tahun dianiaya ayah tirinya karena kurang menghasilkan uang buat keluarga.
Foto ke dua menunjukkan tendon air tempat seorang ibu yang karena masalah ekonomi juga memasukkan anak terkecilnya sampai tewas.
II. SALAH PEMAHAMAN
- 3 M (MEN, MEANS, METHODS)
Amsal 23:7a berkata : “ Sebagaimana orang berfikir, demikianlah dia. ”
III. SOLUSI
Matius 6:33 --> Carilah dahulu kerajaan Allah
Roma 14:17 soal kebenaran, damai dan sukacita dalam Roh Kudus
A. Bangun hubungan dengan Roh Kudus dan sesama (Efesus 4:30-32)
JANGAN DUKAKAN ROH KUDUS
Untuk mengatasi persoalan hubungan diperlukan sikap memahami orang lain, memberi penjelasan dan mengampuni seperti Kristus mengampuni
B. Laksanakan Hukum-hukum
Ada 5 hukum yang harus dilaksanakan :
1. Doa Pribadi Dan Sepakat (Yakobus 4:16b dan Matius 18:19)
2. Melayani (I Timotius 5:18, Lukas 8:1-3 )
3. Memberi/sosial ( Lukas 6:38 )
4. Bekerja keras ( Pengkhotbah 9:10 )
5. Persepuluhan ( Matius 23:23 )
BAHAN SHARING :
1. Pernahkah kita masuk ruangan yang biasanya bersih menjadi jorok sangat kecewa dan batal masuk ? Berdukakah Roh Kudus dalam hati kita ?
2. Hukum-hukum mana yang belum dilakukan ?
Salah satu saluran televisi lejel menawarkan makanan tambahan bernama “ Gnt Fiber ” yang berguna untuk mengatasi perut buncit. Dalam waktu 1 bulan dengan meminum 2 bungkus Gnt Fiber perhari, persoalan perut buncit akan teratasi. Namun, persyaratan-persyaratan yang ada tidak boleh diabaikan, diantaranya adalah meminumnya dengan diaduk dalam botol dengan air dingin, tidak boleh air panas, dan harus secara rutin tiap hari minum 2 bungkus. Dalam kesaksian, ada yang mengalami seperti yang diiklankan, dan yang tidak mengikuti aturan akan gagal.
Demikian juga kitab Ibrani 15:2 menjelaskan bahwa Firman Tuhan adalah susu dan makanan keras yang bila dinikmati dengan cara yang benar akan menghasilkan sukses dan kelimpahan.
Namun, agar kita bisa meraih manfaat makanan Firman secara maximal, kitab Yosua 1:7-8 menjelaskan ada 3 hal yang harus dipahami dan taati yaitu :
1. MEMPERCAYAI DAN MEMPERKATAKAN FIRMAN
Dibutuhkan iman yang timbul dalam hati untuk mengatasi problem kelemahan dan ketakutan dalam menghadapi dunia yang kejam ini, dengan cara mendengarkan Firman-Nya. Setelah iman timbul, Firman yang kita perkatakan akan menjadikan iman tetap kuat dan kita akan diselamatkan. Kitab Roma 10:10 berkata : Dengan hati percaya dan mulut mengaku maka kita diselamatkan.
2. MERENUNGKAN FIRMAN ALLAH SIANG DAN MALAM
Seperti sapi yang makan rumput di pagi hari dan mengeluarkan makanan itu untuk di kunyah pada siang hari, agar mendapatkan sari-sari makanan, demikianlah Firman Tuhan akan melekat kuat dalam pikiran dan hati kita apabila kita merenungkannya siang dan malam.
3. MELAKUKAN FIRMAN DENGAN HATI-HATI
Ibarat seorang penembak yang memfokuskan pandangan pada sasaran tembakan, kita harus berhati-hati dalam melakukan firman-Nya. Mintalah anugrah (minat dan kemampuan ilahi) untuk melakukan hal-hal tepat seperti yang Tuhan perintahkan. Bila kita terganggu dengan hal-hal disekeliling kita, tujuan hidup berkelimpahan tidak akan tercapai. Bukankah seringkali kita terganggu dengan orang-orang yang tidak menjadi contoh dan terpengaruh dengan hasutan-hasutan yang ada ? Akibatnya, kita tercemar dan belok kiri dan kanan, tidak lurus kedepan.
Bila ke 3 hal diatas kita lakukan, Firman Tuhan menjamin kita untuk meraih hidup berkelimpahan dalam semua hal.
BAHAN SHARING :
Bagikan pengalaman untuk meraih manfaat Firman Tuhan secara optimal dengan mengetrapkan ke 3 hal diatas.


