GBI Ponorogo
Yesaya 52 : 13 - 15 menjelaskan nubuatan nabi Yesaya tentang Mesias , Sang Juru Selamat dunia . Baca !
Kesuksesan itu ada 2 macam :
- Sukses secara jasmani
- Sukses secara rohani
A. Kesuksesan secara jasmani .
Kesuksesan jasmani tidk bisa menjadi ukuran untuk kesuksesan secara rohani . Secara jasmani orang bisa sukses atau kaya atau berhasil , tetapi belum tentu kehidupan rohaninya berhasail atau sukses. Contoh nyata adalah hidup seorang yang kaya raya tetapi tidak masuk di dalam Kerajaan Sorga . Orang tersebut secara jasmani sukses, namun secara rohani mengalami kegagalan . Markus 10 : 17 - 22 . Baca !
B. Kesuksesan secara rohani .
Sukses secara rohani yaitu kesuksesan yang dicapai karena memiliki hati yang totalitas kepada Tuhan , hatinya untuk Tuhan bahkan berani melayani Tuhan dengan habis-habisan . Semuanya untuk Tuhan . Contoh adalah Abraham sebagai bapa orang percaya karena Abraham berani menyerahkan sesuatu yang berharga dalam hidupnya , yaitu anaknya sendiri kepada Tuhan .
C. Tingkat kerohanian seseorang itu dapat diukur dari beberapa hal , antara lain :
a. Tahu atau mengerti kehendak Tuhan
b. Melakukan kehendak Tuhan
c. Menyelesaikan kehendak Tuhan. Yohanes 4 : 34 berkata , “ Kata Yesus kepada mereka : "Makanan -Ku ialah melakukan kehendak  Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan- Nya . “
Beberapa hal tersebut sudah dicapai dan dikerjakan oleh Yesus sendiri.. Filipi 2 : 5 - 8 menjelaskan bahwa Yesus mengerti atau mengetahui bahwa diri - Nya pada dasarnya sama dengan Allah tetapi untuk melakukan kehendak Allah , Ia rela melepaskan ke-Ilahian-Nya , merendahkan diri menjadi seorang hamba sama seperti manusia , bahkan dapat menyelesaikan kehendak Tuhan dengan taat sampai mati bahkan sampai mati di kayu salib . Secara jasmani memang kelihatannya Yesus gagal atau tidak berhasil , namun secara rohani Yesus mencapai keberhasilan atau kesuksesan yang luarbiasa. Filipi 2 : 9 - 11 berkata , “ Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia  dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama ( 9 ) , supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut  segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi ( 10 ) , dan segala lidah mengaku : "Yesus Kristus adalah Tuhan , " bagi kemuliaan Allah , Bapa ! ( 11 ) . ”

Bahan Sharing :
1 . Dari artikel di atas, hambatan-hambatan apakah yang menyebabkan seseorang tidak bisa mencapai  kesuksesan secara rohani. Sharingkan !
2 . Selain contoh-contoh yang ada di dalam alkitab , pernahkah anda melihat orang yang sukses secara  jasmani , namun gagal secara rohani atau sukses  secara jasmanit  juga sukses secara rohani .    Sharingkan !
GBI Ponorogo

     Semua pelayanan Yesus di bumi , Yesus menghendaki penyembuhan kepada semua orang yang sakit dan yang ditindas oleh iblis . Matius 9 : 27-31 menjelaskan bahwa demikian juga yang terjadi pada kedua orang buta yang disembuhkan oleh Tuhan.
Untuk mengalami kuasa kesembuhan seperti yang dialami oleh kedua orang buta tersebut, ada beberapa hal yang perlu kita pelajari :
1 . Mendengar nama Yesus, datang dan berteriak untuk minta tolong.
Ayat 27 ( BIMK ) berkata “Yesus pergi dari situ dan di tengah jalan dua orang buta mengikuti Dia . Mereka berteriak , “Anak Daud , kasihanilah kami!”
2 . Miliki iman kepada Yesus.
Iman yang mempercayai bahwa Yesus sanggup mengadakan mujizat dan penyembuhan serta melakukan hal-hal yang besar.
3 . Mencuri hati Tuhan/ menyenangkan hati TUhan.
Setelah mengalami kesembuhan dari Tuhan, Yesus memperingatkan dengan tegas kepada keduaorang tersebut supaya jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun , namun mereka malah pergi dan memasyurkan berita tentang Yesus ke seluruh daerah itu , Ayat 30-31 Baca !

Bahan Sharing :
Mujizat Kesembuhan apakah yang saudara pernah terima dari Tuhan dan ceritakan bagaimana prosesnya .

GBI Ponorogo

     Seringkali manusia tidak menyadari bahwa hidup itu adalah Anugrah . Kecenderungan manusia merasa bahwa keberhasilan itu adalah usahanya sendiri , bukan karena pertolongan Tuhan dan oranglain , sehingga manusia itu memegahkan diri dan menjadi sombong . Berdasarkan Yohanes 4 : 15 menjelaskan bahwa ketika kita membuat rencana dan tujuan untuk masa depan kita harus melibatkan Allah dan kehendak-Nya . Kita harus bergantung sepenuhnya kepada Allah dengan mengatakan “ Jika Tuhan menghendaki “ , mka kita mempunyai kepastian bahwa kita hidup dalam kendali Allah sehingga tiak mengandalkan kekuatan sendiri . Yeremia 17 : 5 berkata “ Beginilah firman TUHAN : " Terkutuklah orang   yang mengandalkan manusia , yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN ! ” .
Dalam menghadapi Anugrah perkembangan yang dari Tuhan , kita belajar dari sifat-sifat yang dimiliki oleh Abraham .
1. Mengasihi .
Memiliki karakter Kristus yaitu hidup saling mengasihi . Kejadian 13 : 8 menjelaskan , Abraham menyadari bahwa Abraham dan Lot ini adalah saudara , dan sesama saudara janganlah bertengkar tetapi harus saling mengasihi . Yohanes 13 ; 35 berkata “ Dengan demikian semua orang akan tahu , bahwa kamu adalah murid - murid - Ku , yaitu jikalau kamu saling mengasihi . "
2 . Mengalah .
Kejadian 13 : 9 berkata “Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau ? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku ; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan , jika engkau ke kanan , maka aku ke kiri . " Abraham memberikan pilihan terlebih dahulu kepada Lot untuk memilih yang terbaik . walaupun Abram hanya menerima sisanya . Abram mendidik Lot keponakannya itu dengan member teladan untuk mengalah .
3 . Menerima berkat yang lebih besar.
kejadian 13 : 14-15 ( BIMK ) berkata “ ( 14  Setelah Lot pergi , Tuhan berkata kepada Abram , “ Dari tempat engkau berdiri itu, pandanglah baik-baik ke segala arah ; ( 15 ) Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu seluruh tanah yang engkau lihat itu supaya menjadi milikmu selama-lamanya . “ Tuhan mengarahkan Abram ke empat penjuru dan memberkati Abram dari segala arah sampai kepada keturunannya .

GBI Ponorogo

     Peperangan yang ada dalam dunia ini , musuh-musuh yang dihadapi adalah sesama manusia ( musuh yang kelihatan ) dan menggunakan seluruh persenjataan yang lengkap.

     Berbeda dengan peperangan rohani yang kita hadapi setiap hari . Kita harus berjuang bukan melawan manusia , tetapi melawan kekuatan setan-setan yang menguasai jaman dan melawan kekuatan penghulu - penghulu di udara bahkan melawan siasat - siasat iblis yang licik .

 2 Timotius 2 : 3 – 4 menjelaskan , bahwa sebagai prajurit-prajurit Kristus yang setia , kita harus tetap berjuang melawan sampai meraih kemenangan . Berdasarkan Efesus 6 : 10 – 18 ( BIMK ) ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencapai suatu kemenangan rohani :

 1. Menyatu dengan Kristus ( ayat 10 ) .

 Agar tetap kuat , kita harus menyatu dengan Kristus melalui doa pribadi dan merenungkan Firman Tuhan .

 2. Mempergunakan seluruh perlengkapan senjata Allah , supaya dapat bertahan melawan siasat-siasat yang licik dari iblis ( ayat 11 ) :

    a. Berikatpinggangkan kesetiaan . Dalam Amsal 20 : 6 berkata “Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia , siapakah menemukannya ? ”

    b. Berbaju zirahkan ketulusan  . Dalam Matius 10 : 6 berkata "Lihat , Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah - tengah  serigala ,  sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan  tulus seperti merpati .

    c . Kerelaan untuk melayani Tuhan . Beritakan Injil Damai Sejahtera . ( ayat 15 )

    d . Memakai tameng/perisai iman ( ayat 15 ) , Dengan iman kita dapat memadamkan panah berapi dari si jahat .

    e . Memakai ketopong keselamatan . Menguasai pikiran .

    f . Pedang Roh yaitu Firman Tuhan . Memakai Firman Tuhan sebagai senjata dan kekuatan kita sehari hari

 3. Berdoa dengan berbahasa roh. Ayat 18 berkata , “dalam segala doa dan permohonan . Berdoalah setiap waktu di dalam Roh  dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus -putusnya  untuk segala orang Kudus . ”

 Contoh kongkrit pejuang iman yang perlu kita teladani adalah Bapak/Ibu Gembala kita yang sudah mengakhiri pertarungan iman dengan baik. Ibrani 13 : 7 ( BIMK ) berkata , “Janganlah lupa kepada pemimpin - pemimpinmu yang menyampaikan pesan Allah kepadamu . Perhatikanlah bagaimana mereka hidup dan bagaimana mereka mati, dan contohilah iman mereka . ”

 

 Sharing :

 1. Berdasarkan artikel di atas, kendala kendala apa yang sering membuat kita kalah dalam peperangan iman ? Sharingkan !

 2. Sebutkan 1 ayat saja sebagai “ senjata “ yang kita gunakan dalam berperang dan bertahan !

GBI Ponorogo

     Selama manusia masih hidup pasti masih mengalami masalah / pergumulan , bahkan masalah itu terkadang datangnya secara tiba-tiba dan seolah-olah Tuhan itu membiarkan kita sendiri , seperti yang dialami oleh murid-murid Yesus . Saat mereka berada di tengah laut , tiba-tiba badai topan datang melanda kapal itu , mereka sangat panik dan ketakutan , tetapi Yesus membiarkan mereka dan tidur dengan nyenyak di buritan kapal. Bahkan di kisah lain diceritakan Yesus tidak peduli dengan mereka . Markus 4 : 38b berkata , “ Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya : " Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa ? "
      Dalam menghadapi proses kehidupan, terkadang kita dipaksa oleh Tuhan untuk tetap percaya bahwa Tuhan selalu bersama dan pasti menolong . Disaat kita menghadapi masalah dan tetap mau melibatkan Tuhan Yesus dalam kehidupan kita , masalah itu bukan lagi menjadi masalah bagi kita karena Yesus yang ambil alih / menyelesaikan masalah kita dengan caranya yang ajaib .
Dalam menghadapi masalah dan supaya kita tetap tenang, ada beberapa hal yang harus dilakukan :

1. Mempercayai kuasa Tuhan.
    Tuhan sengaja membiarkan kita sendiri dalam menghadapi masalah, karena Tuhan menghendaki supaya kita mau belajar percaya akan kuasa Tuhan. Yohanes 11 : 15 berkata . “tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu , sebab demikian lebih baik bagimu , supaya kamu dapat belajar percaya . Marilah kita pergi sekarang kepadanya . "
2. Mempraktekkan Firman.
Roma 1 : 16 berkata , “ Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil ,  karena Injil adalah kekuatan Allah  yang menyelamatkan  setiap orang yang percaya ,   pertama-tama orang Yahudi,  tetapi juga orang Yunani . ” Tetap yakin bahwa Injil itu adalah kekuatan Allah yang dapat menyelamatkan dari berbagai masalah kehidupan bagi semua orang yang percaya .

3. Meyakini rancangan Tuhan itu indah .
Yeremia 29 : 11 ( BIMK ) berkata , “ Bukankah Aku sendiri tahu rencana rencana-KU bagi kamu ? Rencana – rencana itu bukan untuk mencelakakkan kamu , tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masadepan yang penuh harapan . ”

Disaat kita tetap bertahan dalam penderitaan / masalah , kita akan menjadi orang-orang yang menang , dan penderitaan ringan yang kita alami itu hanya sementara dan akan menghasilkan suatu kebahagiaan yang luarbiasa dan abadi . II Korintus 4 : 17  BIMK ) . Baca!

Bahan Sharing :
1. Hal –hal apa yang sering membuat kita kurang mempercayai kuasa Tuhan?
2. Pernahkah anda mengalami “ masalah bukanlah masalah “ ?
Sharingkan .

GBI Ponorogo

      Kita dilahirkan didunia ini dibekali oleh Tuhan dengan bakat / talenta / kemampuan yang khusus untuk tujuan tertentu, dan Tuhan tidak pernah salah memilih seseorang . Sekecil apapun talenta / kemampuan yang kita miliki , kalau kita mau mengerjakannya dengan setia akan dihasilkan hal hal yang luar biasa .
     Berdasarksn kisah Gideon yang tercatat didalam Kitab Hakim - Hakim 6 : 1 - 15 dijelaskan ,  Gideon adalah seorang penakut, kaum yang paling kecil dan lemah , tetapi disaat Tuhan memilihnya,dari  Gideon menjadi pahlawan yang gagah perkasa dan dapat mengalahkan banyak musuh .
Untuk dapat dipilih oleh Tuhan ada beberapa hal yang harus dilakukan :
1 . Memiliki kemauan dan kemampuan . Untuk memilih seseorang , Tuhan tidak melihat latar belakang / pengalaman seseorang, tetapi Tuhan melihat kesungguhan hati seseorang untuk merespon panggilan-Nya . Hakim Hakim 6 : 11  dan 15 menjelaskan , Gideon adalah seorang penakut , merasa muda , kecil dan tidak mampu , tetapi Tuhan memilihnya untuk menjadi pahlawan yang gagah perkasa .
2 . Mentaati peraturan dengan benar . Allah hanya memilih kepada orang yang mentaati peraturan yang ada dengan benar , baik didalam keluarga , lingkungan , pelayanan ,  jemaat dan bahkan dalam pemerintahan . Hakim Hakim 7 : 5 - 7 menjelaskan , Tuhan hanya    memilih bangsa Israel yang minum air dengan cara yang benar , dan hanya dengan 300 orang yang berkenan dipilih oleh Allah untuk maju berperang dan memenangkan pertempuran .
3 . Mempergunakan sarana/kemampuan yang kecil untuk melakukan perkara perkara yang besar . Hakim Hakim 7 : 7
    berkata " Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon : " Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu : Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu ; tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya boleh pergi , masing-masing ke
    tempat kediamannya . " . Hanya dengan memakai terompet yang dibunyikan untuk memuliakan Nama Tuhan , Gideon dapat mengalahkan orang orang Midian . Akibatnya angkatan perang musuh menjadi kacau balau , mereka saling menyerang , saling membunuh bahkan melarikan diri ( Hakim Hakim 7 : 22  ) .
Sekecil apapun potensi /kemampuan yang kita miliki , kalau kita mau mempergunakan dengan maksimal , akan dihasilkan hal-hal yang besar , dan nama Tuhan dipermuliakan. 1 Korintus 1 : 27 menjelaskan , Apa yang bodoh , lemah , tidak dipandang dan hina bagi dunia ini , akan dipakai / dipilih oleh Allah untuk mempermalukan orang orang yang kuat .

Bahan sharing :
1 . Apakah talenta dan karunia yang kita miliki ?
2 . Peraturan apakah yang masih sering kita langgar dalam   keluarga , gereja dan pemerintah ?
3 . Sarana apakah yang bisa kita gunakan dalam mempermuliakan Tuhan?

GBI Ponorogo

     Berbicara tentang contoh pertumbuhan , kita bisa belajar dari manusia yang bertumbuh dari mulai bayi  menjadi anak , remaja , pemuda dan dewasa. Demikian pula , secara rohani , Tuhan ingin kita bertumbuh menjadi dewasa dan tidak seperti anak anak yang mudah goyah diombang ambingkan oleh pengajaran yang menyesatkan.Efesus 4 : 13 - 14 berkata  " sampai kita semua telah mencapai kesatuan  iman  dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah ,  kedewasaan penuh ,   dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus (13) , sehingga kita bukan lagi anak-anak  ,  yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan  mereka yang menyesatkan , (14) "
Untuk mencapai kedewasaan penuh itu tidak mudah, banyak sekali hambatan hambatan yang harus dilalui, seperri yang dicontohkan  dari kisah Raja Uzia . Berdasarkan ll Raja-raja 15 : 1 - 7  dan ll Tawarikh 26 : 16 - 21  ada hal hal yg perlu dipelajari .
Hambatan hambatan untuk bertumbuh dewasa dalam Kristus  :
l.  Menduakan Tuhan , tidak sepenuhnya mengasihi Tuhan.
ll Raja-raja 15 : 3 - 4 menjelaskan, bahwa Raja Uzia melakukan apa yang benar dihadapan Tuhan, tetapi sayang sekali ia tidak memusnahkan tempat tempat penyembahan dewa, sehingga rakyat tetap menyembah dan mempersembahkan korban dibukit bukit itu .
2. Menjadi sombong .
II Tawarikh 26 : 16 menjelaskan,setelah Raja Uzia kuat,ia menjadi sombong dan berubah setia . Dia malanggar perintah Tuhan dengan memasuki rumah Tuhan untuk membakar dupa di atas mezbah dupa yang seharusnya menjadi tugas imam imam yang dikususkan oleh Tuhan .
3 .  Melawan Tuhan / otoritas .
Saat Raja Uzia ditegur oleh para imam karena sudah tidak setia dan melawan Tuhan , meluaplah amarahnya kepada para imam itu . Akibatnya , Tuhan menghukum raja Uzia dan seketika itu juga timbulah penyakit yang mengerikan pada dahinya dan sampai meninggal penyakitnya itu tidak sembuh dan bahkan harus dikucilkan dan tinggal di rumah pengasingan.( II Taw . 26 : 17 - 21 . Baca ! ) .

Bahan Sharing :
Dari ke tiga hambatan diatas,bagikan pengalaman dalam melakukan hal hal tersebut dan berikan solusi .