GBI Ponorogo

GELAR BAGI SANG MESIAS
YESAYA 9:5

YESAYA menuliskan 4 nama yang akan menandai tugas Yesus selaku MESIAS. (MESIAS=KRISTUS=Almasih yang artinya diurapi oleh Tuhan). Yesus disebut Kristus karena DIAlah yang dipilih Allah menjadi penyelamat umat manusia dari dosa dan kegelapan.

4 (empat) gelar tersebut adalah :

1. PENASIHAT AJAIB.
Selaku Penasihat yang ajaib,Yesus akan menyingkapkan Rencana Keselamatan dengan sempurna.Kata-kata Nya penuh hikmat untuk mengajar dan memberi jawaban bagi setiap persoalan hidup manusia.Ayat-ayat dibawah menunjukan keajaibanNya :
 * Lukas 2:40,52
 * Lukas 2:46-47
 * Markus 6:2 , Lukas 11:53-54

2. ALLAH YANG PERKASA
Keperkasaan-Nya bisa dipelajari dari ayat-ayat sebagai berikut :
·        Mazmur24:8 => Perkasa dalam peperangan
·        Yesaya 42:13 => Ia membuktikan kepahlawananNya
·        Ulangan 1:28-33
·        Keluaran 15:3
( Tuhan itu pahlawan perang )

3. BAPA YANG KEKAL
Yesus akan bertindak terhadap umatNya bagaikan sang Bapa yang penuh belas kasihan,yang mengasihi,melindungi,dan menyediakan kebutuhan anak-anakNya.
Ayat-ayat dibawah menunjukkan sifatNya sebagai Bapa :
·        Yohanes 14:9-10 => Yesus dan Bapa Satu
·        Mazmur 103:13  => Seperti Bapa sayang kepada anak-anakNya

4. RAJA DAMAI
Pemerintahan-Nya akan membawa damai bagi umat manusia dengan Allah melalui pembebasan dari dosa dan kematian Nya di kayu salib :
·        Yesaya 53:5-6
·        Yesaya 26:3-4 => yang hatinya teguh,Kau jagai dengan damai sejahtera.
·        Yohanes 14:27 => Damai sejahtera-Ku,Ku berikan kepadamu.

BAHAN SHARING               :

Bagikan pengalaman bersama Dia sebagai Penasihat ajaib,Allah yang perkasa,Bapak yang baik,dan Raja Damai !!
GBI Ponorogo
MENANG 
ATAS MASALAH

Masalah dalam segala macam wujudnya (ekonomi,hubungan,pendidikan ,kesehatan) yang menimpa manusia akan membuat kita menang atau kalah. Ciri-ciri kekalahan bisa dilihat dari kelemahan iman,pikiran dan perkataan yang negative,kekuatiran dan kesehatan yang terganggu.
Hadirnya persoalan bisa karena kesalahan sendiri, perbuatan orang lain, serangan roh-roh jahat dan ujian dari Tuhan.
Kemenangan atas masalah bisa kita pelajari dari kitab Bilangan 13:23-33 yang mengisahkan perjalanan orang Israel dari Mesir menuju ke tanah Kanaan yang berlimpah dengan susu dan madu.
Pada waktu 12 orang pengintai melakukan survey di tanah tersebut sebagian besar bereaksi negative,kecuali Yosua dan Kaleb.Reaksi mereka bisa dilihat dari pernyataan mereka       :
·        Bangsa yang diam disana kuat-kuat,kota-kotanya berkubu dan sangat besar (Bil 13:28)
·        Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu,karena mereka lebih kuat daripada kita (Bil 13:31)
·        Penduduk tanah itu memakan manusia (kanibal), mereka tinggi besar dan kami seperti belalang (Bil 13:32-33)
Jelas pernyataan-pernyataan diatas melemahkan iman dan semangat juang untuk memiliki tanah Kanaan yang dijanjikan Tuhan kepada orang Israel.
Untuk menang atas persoalan dan meraih janji yang Tuhan berikan hal sebagai berikut perlu diperhatikan dan dilakukan  :
1.    Pegang Janji Tuhan erat-erat (Bil. 13:2)
2.    Lakukan Perintah Tuhan untuk men“survey” tanah Kanaan=penduduknya lemah atau kuat,sedikit atau banyak,keadaan tanahnya baik atau tidak; mereka diam di tempat terbuka atau berkubu;tanahnya subur atau gersang;tanahnya ada pepohonan atau tidak dan membawa beberapa hasil tanah tersebut        (ayt.18-20).
3.    Tidak boleh kuatir (ayt.20).
4.    Pernyataan yang positif (ayt.30). Kata Kaleb untuk menenteramkan hati bangsa Israel, “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu,sebab kita pasti akan mengalahkannya!”. Pernyataan Yosua tentang keindahan tanah Kanaan,nasihatnya untuk tidak memberontak kepada Tuhan dan tidak takut menunjukan kedalaman isi hatinya. Dan juga dia menekankan pentingnya sikap yang memperkenankan hati Tuhan dan keyakinan akan penyertaan Tuhan lebih menunjukan kekokohan imannya (Bil 14:7-9).Roma 10;10 menasihatkan kita untuk terus memproklamasikan iman kita.
5.    Penyertaan Tuhan (Bil14:10). Pada waktu Yosua dan Kaleb mau di lempari batu kemuliaan Tuhan di Kemah Pertemuan nampak kepada semua orang Israel. Pada akhir cerita ,terbukti bahwa mereka memiliki tanah Kanaan         (Bil 14:24 dan 38 … BACA!!!)
BAHAN SHARING       :
1.    Bagikan pengalaman tentang reaksi negative dan positif terhadap problem dalam kehidupan kita!
2.    Bagikan kesaksian tentang pertolonganTuhan yang membuat kita menang atas masalah pada saat kita memperhatikan hal-hal diatas!
  




GBI Ponorogo



      “ MENJADI PENYEMBAH YANG SEJATI”

            Penyembah yang sejati adalah seseorang yang menyembah Tuhan didalam roh dan kebenaran ( Yoh 4:24 ),Dia menghampiri Allah dengan hati yang sungguh-sungguh berdasarkan kebenaran dan ajaran Firman Tuhan.
           Untuk menjadi penyembah sejati , ada dua kendala / halangan yang perlu kita atasi, yaitu :

1.HATI YANG JAUH DARI TUHAN.
Banyak ibadah penyembahan yang dilaksanakan hanyalah sekedar upacara keagamaan / rutinitas / kebiasaan, sedangkan hati jemaat jauh dari Dia.  Yoh 4:20-21   menjelaskan :- Gunung , (Yosua 8:33-35) - Yerusalem ( 1 Raja-raja 5-8, 2 Taw 2-5 ), merupakan tempat pusat penyembahan bagi bangsa Israel ( Kerajaan Israel utara- ibukotanya samaria ) dan bangsa Yahudi, ( Kerajaan Israel selatan, Ibukotanya Yerusalem). Mereka beribadah dan mengikuti semua acara keagamaan mereka sebagai suatu kebiasaan tetapi hati mereka jauh dari Tuhan. Dalam MARKUS 7:5-8 ,Yesus berkata “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya ,padahal hatinya jauh dari padaKu”. Dalam MATIUS 23:13-36 : orang-orang farisi dan ahli-ahli taurat lebih menekankan hal-hal lahiriah didalam kehidupan mereka daripada sikap hati / motivasi yang benar dihadapan Allah. Tuhan Yesus mengecam semuanya itu

2.TIDAK MENGENAL ALLAH YANG BENAR
Perempuan samaria dalam kisah ini menyembah apa yang tidak dikenalnya , sehingga hidupnya tetap dalam dosa perzinahan ( pelanggaran hukum Allah yang ke7,dari sepuluh hukum taurat yang harus ditaati). Mungkin dengan berbagai alasan ( karena lingkungan pergaulan,masalah ekonomi,rumah tangga,jabatan,status,dll ). seseorang tetap hidup kompromi dengan dosa , tetapi apapun alasannya ,upah dosa adalah MAUT,sedangkan kasih karunia Allah adalah hidup kekal didalam Yesus Kristus (Roma 6:23).  Kristus lah Tuhan Juru Selamat yang mati dan bangkit membenarkan kita.
Sepanjang sejarah Alkitab,Allah memperkenalkan diri-Nya kepada manusia dengan berbagai nama yang menunjukkan / sifat-sifat Allah , antara lain : 
A YEHOVA ROHI                  : Tuhan adalah gembala ku                                                                                                 b. YEHOVA JIREH                : Tuhan yang menyediakan                                                                                                       c. YEHOVA NISSI                 : Tuhan panji keslamatan ku                                                                                                 d. YEHOVA SYALOM          : Tuhan adalah damai sejahtera                                                                                            e. YEHOVA TSIDKENU       : Tuhan keadilan kita                                                                                                   f. YEHOVA SYAMMA  : Tuhan hadir disitu                                                                                                             g. YEHOVA RAPHA     : Tuhan menyembuhkan
h. YEHOVA M’KADDEHS   : Tuhan menguduskan
Daniel 11 : 32b Umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.
          Adapun berkat-berkat Allah bagi penyembah yang sejati adalah sebagai berikut :
1.  Keselamatan kekal ( Yohanes 4 : 22 )
2.  Perlindungan sempurna ( Mazmur 91 : 14 )
3.  Karunia-karunia Roh Kudus dinyatakan untuk memberikan penghiburan,semangat dan kekuatan
     (1 Korintus 14 : 26 ,  2 Korintus 1 : 3-4 )
4.  Doa yang dijawab oleh Tuhan
5.  Sukacita yang melimpah ( Mazmur 122 : 1 ) dan lain-lain.
GBI Ponorogo

SOLUSI ALKITABIAH BAGI PERSOALAN
HUBUNGAN

Di dalam setiap perkumpulan,bisa dipastikan adanya gesekan antar anggota didalamnya yang mengakibatkan keretakan dan akhirnya berujung pada perpecahan.
Demikian jugalah yang terjadi dalam kisah Natal yang tercatat dalam Matius 1:18-25.
Bisa dipahami kegalauan Yusuf pada waktu dia mengetahui Maria tunangannya hamil dan hal itu membuat dia bereaksi dengan rencana mau menceraikannya secara diam-diam.
Kegagalan yang mengancam rencana besar Allah untuk memakai pasangan Yusuf-Maria untuk melahirkan Yesus Kristus Sang Immanuel itu teratasi karena adanya 3 hal sebagai berikut :

1.Kesucian. Yusuf menjaga hatinya dengan cara memiliki ketulusan ( bersih dan jujur ) dan tidak mau mencemarkan Maria didepan umum.Yusuf-pun menjaga kesucian pernikahan dan walaupun sudah menjadi suami Maria,dia tidak melakukan hubungan suami-istri sampai Yesus lahir.Sebaliknya,apakah yang terjadi dalam kehidupan banyak umat Tuhan dewasa ini ? Penglihatan Pdt.Park Yong Gyu memberikan penglihatan keras kepada kita   ,waktu Tuhan ijinkan dia melihat surga dan neraka.Beberapa penglihatan terekam sebagai berikut :
- Banyak orang berteriak kepanasan  dalam nyala api neraka dan mereka adalah orang-
orang  yang tidak menghargai hari ibadah,tidak mengembalikan persepuluhan sebagai
milik Tuhan,tidak menghargai gembala-gembala mereka dengan mengkritik khotbah
mereka dan tidak mau berada dibawah otoritas mereka;dan tidak mau meluangkan  
waktu untuk  berdoa dan mengasihi orang-orang yang belum mengenal Tuhan.
-    Sejumlah besar orang telanjang dan dikerumuni banyak serangga.Mereka adalah orang
-orang yang teledor dengan kata-kata mereka ( Matius 5:22 )
        -          Orang-orang yang kehilangan kepala karena dipenggal oleh kapak yang sangat tajam.
Mereka adalah orang-orang berpikiran kotor. ( Matius 5:28 )
          Bila umat Tuhan tidak menjaga diri mereka dari perbuatan-perbuatan yang keji,Tuhan tidak akan mengulurkan tangan dan mendengar doa mereka.Diapun akan menyembunyikan wajah-Nya pada saat mereka berteriak minta tolong ( Yesaya 59:1-2 dan Ibrani 12:14. Baca !
2.Doa. Yusuf setelah mempertimbangkan maksudnya untuk secara diam-diam menceraikan Maria,tentu dia datang kepada Tuhan-nya dalam doa.Hasilnya,seorang malaikat datang dan berbicara bahwa kandungan Maria adalah karya Roh Allah dan memerintahkan Yusuf untuk mengambil Maria sebagai istrinya.Betapa penting bagi kita untuk terus memiliki kepekaan mendengar suara Tuhan.

3.Ketaatan.Yusuf mentaati perintah Tuhan dan memperistri Maria tanpa ragu-ragu.

BAHAN SHARING        :

Sampaikanlah berbagai persoalan yang muncul dalam hubungan antar anggota  keluarga, komsel ataupun gereja  dan carilah solusi berdasarkan pada 3 hal diatas !
GBI Ponorogo

Farisi atau Pemungut cukai yang dibenarkan

Dalam Lukas 18:9-14, Tuhan yang menyampaikan perumpamaan tentang dua
orang yang berbeda sikap. Yang satu adalah orang farisi dan  yang lain pemungut cukai.
Dari ciri-ciri dibawah ini,kita bisa mengevaluasi diri sendiri termasuk jenis yang manakah kita :

Orang Farisi,ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
- Orang farisi datang ke Bait Allah sebagai kebiasaan/rutinitas,tanpa melihat adanya
  kekurangan dalam dirinya.Dia datang tanpa rasa haus ,padahal Tuhan mau
  memuaskan orang bila merasa lapar ( Matius 5:6 ).
       - banyak memahami Firman tapi tidak melakukan apa yang diajarkan.
       - berjalan dengan mengandalkan kemampuan sendiri dan tanpa terasa 
         membuatnya menjadi sombong.
- merasa lebih baik dari orang-orang lain,terlebih dari mereka yang di luar
  Tuhannya.
- ketidak mampuannya yang dipaksakan membuatnya menjadi munafik.
  Akibatnya dia menyembunyikan kekurangan dan sulit menerima masukan
  dan teguran dari orang lain.Tanpa disadari kesombongannya diselubungi 
  dengan kebenaran ( Matius 23:23-24.BACA! ).
- Lebih suka menghakimi orang lain dan memprediksi sesuatu yang tidak
  benar.Dia lebih suka melihat tanda dan apa yang didengarnya ( Matius 16:1-4 ).

Pemungut cukai ,cirri-cirinya adalah sebagai berikut :
- menyadari sebagai orang berdosa yang datang ke bait Allah untuk memohon
  pengampunan.Pengakuan dosa membuat seseorang diampuni dan disucikan
  oleh kuasa darah Yesus ( I Yohanes 1:7-9 ).
- contoh lain bisa dilihat dalam kehidupan anak terhilang yang kita bisa
  pelajari dalam Lukas 15:18-23.Pada saat dia sadari kesalahan-
  kesalahannya,dia datang pada Bapaknya,mengakui kesalahannya dan pada
  akhirnya dipulihkan karena kerendahan hatinya.
- dia tidak lagi mengandalkan pada kekuatan diri sendiri tetapi kekuatan Allah
  Roh Kudus. Matius 7:21-26 ,menjelaskan hanya orang yang
  bergantung pada kuasa Roh Kudus akan menang terhadap dosa.
  Ia diubahkan dari manusia celaka menjadi manusia merdeka dalam Kristus
  oleh Roh Kudus. Sombong dilarang keras!

BAHAN SHARING :

Kerap kali secara tidak sadar kita menjadi seperti orang farisi yang banyak memahami Firman Tuhan tetapi tidak melakukan ,mengandalkan kekuatan diri sendiri,merasa lebih dari orang lain dan anti masukan dari orang lain.
Bagikan pengalaman pertobatan kita dari sikap seperti orang Farisi dan keberhasilan kita pada saat kita sadar bahwa hanya anugrahNya semata-mata yang membuat kita bergantung mutlak pada Roh Kudus-Nya!
GBI Ponorogo

MEMPRAKTEKKAN KASIH SEBAGAI PERINTAH
DALAM HIDUP BERJEMAAT

Bila kasih mula-mula kepada Kristus hilang ( Wahyu 2 : 5 ) , ibadah di gereja menjadi sebuah rutinitas.Jemaat saling melihat kelemahan dan saling menghakimi,bisa antar anggota,antar pemimpin,bahkan jemaat dengan gembala sidang.
Agar keadaan bisa teratasi, kita harus bertobat dengan mengingat kembali perintah baru Tuhan Yesus untuk saling mengasihi seperti Dia telah begitu mengasihi kita sampai rela berkorban dan mati di atas kayu salib untuk menanggung hukuman bagi dosa-dosa kita.( Yohanes 13 : 34-35 ).
Untuk bisa mempraktekkan kasih secara nyata dalam hidup berjemaat , paling tidak ada 3 hal yang harus dilakukan :
1.MELEKAT PADA KRISTUS.
Dalam perumpamaan “Pokok Anggur yang Benar”,kita adalah ranting dan Yesus adalah pokok.Tanpa Dia kita tidak bisa berbuat apa-apa ,dan tidak bisa hidup dan berbuah.Jadi mengingat kasih adalah buah Roh yang pertama ,bila kita ingin mengasihi ,syarat utama adalah bergantung mutlak pada Kristus.
2.HIDUP DALAM KELOMPOK / KOMUNITAS.
Diawali dalam komunitas keluarga ,kita melanjutkan dalam kelompok kecil dalam gereja yang disebut kelompok sel. Dalam ibadah itulah ,kita dinasehati  seperti  yang  tertulis  dalam  
Roma 15 :1-7, untuk  :
-  menanggung yang lemah ,bagi yang kuat
- tidak egois tetapi mencari kesenangan orang lain demi kebaikan untuk  membangu mereka.
- berharap agar Allah mengaruniakan kerukunan sehingga dengan satu hati dan satu suara   memuliakan Dia.
- saling menerima sama seperti Kristus telah menerima kita untuk kemuliaan  Allah. Dengan demikian, kita tidak akan mengingat-ingat dan mengungkit  masa lalu. Lupakan hal-hal negatif dan songsong masa depan yang penuh   pengharapan.
3.ARAHKAN PANDANGAN PADA YESUS.
Berdasarkan Ibrani 12 : 2-3, bila terjadi masalah ,arahkan pandangan pada Kristus yang memimpin kita dalam iman dan  menyempurnakan-nya. Kita perlu meneladani Dia yang tekun memikul salib,mengabaikan rasa malu demi untuk mencapai sukacita yang disediakan bagi Dia yang telah duduk disebelah kanan tahta Allah.Tanpa salib tidak akan ada mahkota.
BAHAN SHARING  :
1.Bagaimanakah cara kita mempraktekkan kasih berdasarkan ketiga point diatas ,pada saat kita menerima seseorang dengan masa lalu yang gelap,( misal : penjudi, mucikari, penggosip,.. ) dan sekarang mulai menunjukan pertobatan-nya yang radikal bagi Kristus?
GBI Ponorogo

MEWUJUDKAN PENGHARAPAN
MENJADI KENYATAAN

Tidak dapat disangkal bahwa kehidupan diwarnai dengan beragam persoalan seperti ekonomi,hubungan,bencana alam,dan sakit penyakit.Bila tak teratasi,tidak jarang orang kehilangan pengharapan,pada hal pengharapan adalah obat termanjur dalam mengatasi berbagai penyakit.Demikianlah kata Dr.Willson dalam doctor’s progress,dan lebih lanjut dikatakan bahwa orang yang kehilangan pengharapan akan meninggal dalam kurun waktu 18 tahun.tentunya bagi yang berusia relatif muda.
Dalam lagu “Kaulah Pengharapan-ku”,penulis ingin menyampaikan bahwa Yesus-lah sumber pengharapan,sekalipun tidak ada dasar bagi seseorang untuk berharap  secara manusia.Contoh yang bisa kita lihat adalah tokoh Abraham yang sudah uzur dan istrinya sudah mati haid.Pada saat mereka mempercayai janji Allah bahwa mereka akan mempunyai keturunan,lahirlah Ishak yang diharapkan.
Dari Roma 4:17-21,kita bisa pelajari bagaimana memperoleh pengharapan dan mewujudkan-nya menjadi kenyataan dengan memperhatikan beberapa hal berikut :
1.    Iman.Untuk memperoleh pengharapan ,dibutuhkan iman yang timbul karena pendengaran oleh Firman Tuhan (Roma 10:17).Oleh sebab itu,kita perlu datang pada Tuhan untuk mendengarkan Firman-Nya yang sesuai dengan kebutuhan kita.Dalam Ibrani 11:1,dikatakan Iman adalah bahan/”substance” dari segala hal yang kita harapkan……..Bila bahan tidak ada seperti misalnya tepung roti,bagaimanakah roti bisa jadi tanpa tepung ? Harapkan suara-Nya untuk memiliki Iman.
2.    Mempertahankan hidup dalam pengharapan dengan cara :
1.    Menjaga Pikiran.Pikiran harus tetap focus pada firman-Nya,karena pikiran adalah  
     lahan peperangan rohani sehingga seringkali kita mengambil langkah kompromi.
     ( II Kor 10:4 ,Roma 12:2. BACA !).Contoh konkrit yang berkompromi adalah
     Abraham sendiri yang karena usulan Sarai mengambil Hagar gundiknya.
2. Menjaga Perkataan.” Dengan hati kita percaya dibenarkan dan dengan ucapan
     kita diselamatkan”,demikianlah Roma 10:10 berkata Pada saat kita terus  
     mendeklarasikan iman kita dengan mengucapkan firman,iman kita jadi kuat.
3. Menguatkan iman dengan memuliakan Allah,dalam arti memuji Dia dan
    menggunakan harta kita. (Roma 4:20 ; Amsal 3:9).

BAHAN SHARING        :
1.Bagikan pengalaman dalam menghadapi beragam persoalan,sehingga kita nyaris 
    Kehilangan pengharapan dan solusinya,berdasarkan artikel diatas!

2.Carilah berbagai kesempatan digereja untuk menggunakan harta kita bagi kemuliaan
    nama Tuhan !